Setiap orang pasti mempunyai rasa percaya
Mereka percaya kepada yang mereka sukai, cintai, atau sebut saja yg berbuat baik kepada mereka
Karena mereka percaya bahwa orang tersebut takkan mengkhianati rasa itu
Tetapi ketika orang tersebut berbuat seuatu yang tidak diinginkan rasa percaya itu kian memudar berganti emosi yang mengatakan bahwa orang tersebut adalah pengkhianat..
Tapi kawan cobalah kita berkaca dulu..
Rasa percaya yang kita tanamkan adalah persepsi kita sendiri yang menginginkan agar orang yang kita percaya tidak berbuat sesuatu yang tidak kita inginkan padahal semua orang membutuhkan rasa percaya ketika dia berada dalam jalur ataupun ketika dia berada diluar jalur agar dia bisa kembali kejalurnya...
Flashback
Waktu SMA aku punya beberapa orang teman yang sangat akrab sehingga bisa dikatakan sebagai saudara, aku tak peduli kalau orang menjelek-jelekkan aku tapi kalau mereka sampai menjelek-jelekkan teman-temanku akan kuhabisi mereka karena aku percaya mereka tidak seperti yang dijelek-jelekkan.
Begitu besar rasa percayaku...
Kemudian kejadian itu pun tiba, aku tak peduli mereka berapa banyak, akan kuhabisi mereka..
Tapi ternyata mereka mengatakan bahwa mereka tak menjelek-menjelekkan temanku dan malah mengatakan seorang temankulah sebagai orang yang suka menjelek-jelekkan aku
(sungguh menyedihkan, rasa percayaku mulai luntur), dalam hati kubertanya "apakah memang seperti itu temanku?"
aku terdiam...
(sungguh menyedihkan bila kuingat diriku yang seperti itu)
tiba-tiba temanku itu datang (tak kusadari sorot matanya yang penuh rasa khawatir kepadaku yang sendirian) dan dipenuhi rasa penasaran akupun bertanya mengenai hal tersebut kepadanya..
diluar dugaan dia begitu marah..tetapi tidak kepadaku, dia marah kepada orang-orang yanbg mengatakan hal tersebut, dia pun menantang mereka untuk duel, yang tak kusangka ternyata mereka menerima tantangan tersebut (padahal tantanganku sebelumnya tidak diterima)..
Saat itu pun aku sadar aku telah terjebak rasa tidak percaya yang membuat temanku babak-belur dengan duel tersebut.....
dia tetap membelaku,
dia tetap percaya,
di tetap tersenyum,
walau aku tak percaya padanya..
sekarang aku tahu kita harus percayai orang yang kita percayai walaupun perbuatannya tidak sesuai dengan keinginan kita
karena dia pasti punya alasan untuk tidak menjelaskan
karena diam bukan tidak mempunyai jawaban..
dan karena aku yakin kau takkan mengkhianati perjumpaan kita...
untuk saudara seperjuanganku, i love u all....
untuk sahabatku maafkan aku tidak mempercayaimu waktu itu sehingga kita renggang seperti ini...
untuk orang yang kubenci, terima kasih, kebencianku padamu memacu semangatku, aku yakin kamu pasti mempunyai alasan untuk meninggalkanku, aku tetap sayang padamu dengan kebencianku..
untuk wanita yang kusayang yang selalu percaya walaupun aku menyakitimu dan kau tetap tersenyum padaku seberapa berat hidupmu, aku bahagia kau hadir dalam hidupku..
Jumat, 26 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

tidak ada alasan untuk tidak percaya pada orang yang telah kita percayai sebelumnya..
BalasHapus